LAPORAN KULIAH LAPANGAN BOTANI PHANEROGAMAE
KULIAH LAPANGAN
BOTANI PHANEROGAMAE
Taman tekhnologi Pertanian (TTP) Cikajang Garut, Jawa Barat
Disusun Oleh :
Kelompok : 1
R. Neni Nuraeni (15542011)
Ibnu Al-Jawami (15542006)
Imelda Febriyanti (15542033)
Devi Saraswati (15542000)
Tita Rosmawati (15542000)
Tia
Adelia
Kelas : 2-A
PENDIDIKAN BIOLOGI
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
STKIP
GARUT
2017
IDENTIFIKASI TUMBUHAN
Tanaman jeruk merupakan tanaman yang sudah tidak asing lagi bagi orang-orang, karena buahnya yang sering dikonsumsi pada kehidupan sehari-hari. Tanaman jeruk memiliki buah yang bulat dengan rasa yang manis dan kadang memiliki rasa asam, membuat segar saat orang-orang memakannya.
Tanaman
jeruk tidak hanya terdiri dari satu jenis saja, namun berbagai macam jenis,
misalnya jeruk Keprok, jeruk Bali, jeruk Nipis, Jeruk Siam dan masih banyak
lagi. Perbedaan dari setiap jenis jeruk tersebut dapat dilihat baik dari
morfologi daun, bentuk buah dan rasa dari setiap buah tersebut.
Kentang
termasuk kedalam family solanaceae dengan ordo solanales, memiliki habitus
tumbuhan basah dengan batang yang berair, dengan tipe daun menyirip berselang –
seling seperti pada tanaman tomat, ukuran pada daunnya berbeda-beda ada yang
besar dan kecil, memiliki tepi yang rata (integer) dengan bentuk daun yang
membulat telur atau ovatus. Dengan permukaan daun yang sedikit kasap atau kasar
dan terdapat bulu-bulu halus yang tersebar di seluruh permukaan daun dan
batang. Tipe pertulangan daun dari tanaman kentang ini adalah menyirip sampai
ke tepi (Penninervis).
Pada
1 daerah penanaman kentang, terdapat beberapa jenis kentang, antara lain
kentang yang bertipe hermes, Demplot dan masih banyak lagi, namun menurut
petani kentang dibedakan menjadi kentang Industri (Atlantik) dan kentang sayur
(granola), adapun perbedaan dari kentang-kentang tersebut, yaitu :
Kentang Atlantik, Biasa digunakan oleh pabrik-pabrik makanan dan diolah kembali, misalnya untuk keripik dan lain – lain, sedangkan kentang Granola biasa di gunakan di pasar – pasar dan diolah menjadi sayur.
Budidaya
dari tanaman kentang dilakukakn dengan menggunakan 2 tipe penanamanan atau
pembibitan, yaitu dengan Hydroponik dan aeoroponik.
Screen
yang kedua penanaman dalam bak, dengan media hydroponic dengan bantuan
springkle, namun penggunaan sprinkle ini kurang efektif sehingga dibantu dengan
manual. Penggunaan air dalam screen 2 yaitu 800 mL/hari. Cairan yang biasanya
ditambhakan pada air adalah nutrisi untuk tanaman. Varietas kentang pada screen
2 yaitu granola.
Tipe bunga dari tumbuhan Suren ini berupa bunga
majemuk dengan karangan Bungan tandan (Racemosa) atau tidak terbatas, biasanya
pertumbuhan Bunga nya dari bagian bawah ke bagian atas, Memiliki tipe kelopak
dan tipe mahkota yang perigonium, karena tidak dapat dibedakan mana kelopak dan
mana mahkota bunganya. Bagian putik berjumlah 1 atau tunggal (Simplex), maksudnya
putik hanya tersusun atas satu helai daun buah saja, benang sari berjumlah 5
buah, tipe ovarium dari tumbuhan suren ini, yaitu Inferum, yaitu nampak atau
terlihat.
BOTANI PHANEROGAMAE
Botani, Istilah botani
berasal dari Bahasa Yunani Kuno, βοτάνη (botane), yang berarti rerumputan
atau padang penggembalaan, adalah ilmu tumbuh-tumbuhan termasuk juga jamur dan alga
dengan mikologi dan fikologi
berada di dalam cabang ilmu botani. Dengan demikian, dalam botani dipelajari
semua disiplin ilmu biologi ,
seperti genentika, pertumbuhan , reproduksi, metabolisme, perkembangan,
interaksi dengan komponen biotik dan komponen abiotik,
serta evolusi yang berhubungan dengan tumbuhan.
Sedangkan Phanerogamae adalah
Tumbuhan yang alat kelaminnya terlihat dengan jelas atau tidak tersembunyi.
Sehingga
Botani Phanerogamae adalah Ilmu tentang tumbuhan yang mempunyai alat kelamin yang
nampak (Spermatophyta/Tumbuhan berbiji, Anthophyta / Tumbuhan berbunga).
TAMAN TEKNOLOGI PERTANIAN
CIKAJANG
TTP Cikajang adalah salah satu program Nawacita
presiden dan merupakan kelanjutan dari Techno Sience Park serta sebagai salah
satu kawasan
yang dirancang sebagai pusat R&D, pelatihan dan promosi/diseminasi teknologi agribisnis kentang industri terbarukan yang bersifat dinamis dan terus
berkembang TTP Cikajang sebagai kawasan wisata edukasi, pemicu pengembangan wilayah, serta dikembangkan dan difungsikan sebagai institute pembibitan
kentang terbarukan untuk memberikan layanan alih teknologi, rekomendasi,
konsultasi, inkubator teknologi dan bisnis. terdapat 3 komoditas
utama yang ada di TTP Cikajang yaitu tanaman kentang, jeruk garut dan domba
garut dengan tujuan :
1.
Menjadikan kabupaten garut sebagai penghasil bibit kentang industri terbesar
di Jawa Barat – Nasional
2. menjadikan domba garut sebagai komoditas unggulan daerah
3. mengembalikan citra jeruk garut sebagai salah satu jeruk
keprok terbaik di indonesia
pengamatan
mengenai botani phanerogamae dilakukan di sebuah tempat bernama taman teknologi
pertanian cikajang, TTP cikajang ini merupakan sebuah tempat berupa taman yang
berdiri sejak tahun 2015 dengan luas kawasan 50 ha. terletak tepatnya di desa
cikandang, kecamatan cikajang kabupaten garut jawa barat. pada kawasan ttp
cikajang, terdapat berbagai macam habitus tanaman dimulai dari pohon, semak,
perdu, herba dan liana, dengan berbagai macam jenis dan spesiesnya. adapun yang
menjadi komoditas utamanya adalah tanaman jeruk dan tanaman kentang. selain
tumbuhan ttp cikajang ini memiliki komododitas hewan yaitu domba Garut.
IDENTIFIKASI TUMBUHAN
A. Identifikasi
tanaman Jeruk dan kentang
1. Tanaman
Jeruk(Citrus sp)
Tanaman jeruk merupakan tanaman yang sudah tidak asing lagi bagi orang-orang, karena buahnya yang sering dikonsumsi pada kehidupan sehari-hari. Tanaman jeruk memiliki buah yang bulat dengan rasa yang manis dan kadang memiliki rasa asam, membuat segar saat orang-orang memakannya.
a. Sejarah
Tanaman jeruk
Jeruk
(Citrus sp) adalah tanaman buah
tahunan yang berasal dari Asia. Cina dipercaya sebagai tempat pertama kali
jeruk tumbuh. Tanaman jeruk merupakan tanaman yang menjadi primadona pada
masanya. Sejak ratusan tahun yg lalu, jeruk sudah tumbuh di Indonesia baik
secara alami atau dibudidayakan.Adapun sejarahnya tanaman jeruk pernah habis,
hal ini terjadi karena letusan gunung galunggung pada tahun 1980-an , pada saat
itu dari sisa-sisa letusan tersebar sebuah virus yang membuat tanaman jeruk
menjadi mati dan tidak tersisa. Tanaman jeruk yg ada di Indonesia adalah
peninggalan orang Belanda yg mendatangkan jeruk manis dan keprok dari Amerika
dan Itali.
b. Morfologi
tanaman jeruk
| Bentuk daun jeruk Keprok Garut |
Contohnya
morfologi dari jenis Jeruk Keprok Garut, antara lain:
- Tipe pada daunnya majemuk beranak daun
satu, karena terdapat seperti sayap pada bagian bawahnya.
- Memiliki kulit buah yang cukup tebal
- Rasa daripada buahnya amis dan asam.
- Buah tidak terlalu besar dan cenderung kecil
- Contoh morfologi jenis jeruk lainnya adalah jeruk siam, yaitu :
- Daun cenderung besar dan lancip tidak membulat.
- Tipe daunnya tunggal tanpa sayap
- Memiliki kulit buah yang tidak tebal
- Memiliki rasa buah yang manis
| bentuk daun jeruk Siem |
- Rasa daripada buahnya amis dan asam.
- Buah tidak terlalu besar dan cenderung kecil
- Contoh morfologi jenis jeruk lainnya adalah jeruk siam, yaitu :
- Daun cenderung besar dan lancip tidak membulat.
- Tipe daunnya tunggal tanpa sayap
- Memiliki kulit buah yang tidak tebal
- Memiliki rasa buah yang manis
2.
Tanaman
kentang (Solanum tuberosum)
Kentang merupakan salah satu komoditas utama di TTP
Cikajang, Kentang atau dengan nama ilmiah Solanum
Tuberosum termasuk kelas solanaceae yang satu family dengan Tomat. Tanaman
kentang biasa di manfaatkan bagian buahnya yang tertanam di dalam tanah atau
biasa disebut dengan umbi.
| Penanaman Kentang |
| Buah Kentang |
a. Sejarah
tanaman kentang
Kentang merupakan salah satu yang termasuk famili solanaceae yang memiliki umbi batang yang dapat dimakan. Umbi kentang sekarang menjadi salah satu makanan pokok penting di Eropa walaupun pada awalnya didatangkan dari Amerika Serikat. penjelajahan Spanyol dan Portugis pertama kali membawa dan mengembang biakan tanaman ini ke Eropa. Tanaman kentang berasal dari Amerika Selatan dan telah dibudidayakan oleh penduduk disana sejak ribuan tahun silam. Tanaman ini merupakan herba semusim dan cocok pada iklim yang sejuk. Di daerah tropis cocok ditanam di dataran tinggi. Tanaman ini masuk ke Indonesia dari beberapa puluh tahun silam dan dibudidayakan di daerah-daerah yang termasuk dataran tinggi di beberapa daerah di Indonesia.
Kentang merupakan salah satu yang termasuk famili solanaceae yang memiliki umbi batang yang dapat dimakan. Umbi kentang sekarang menjadi salah satu makanan pokok penting di Eropa walaupun pada awalnya didatangkan dari Amerika Serikat. penjelajahan Spanyol dan Portugis pertama kali membawa dan mengembang biakan tanaman ini ke Eropa. Tanaman kentang berasal dari Amerika Selatan dan telah dibudidayakan oleh penduduk disana sejak ribuan tahun silam. Tanaman ini merupakan herba semusim dan cocok pada iklim yang sejuk. Di daerah tropis cocok ditanam di dataran tinggi. Tanaman ini masuk ke Indonesia dari beberapa puluh tahun silam dan dibudidayakan di daerah-daerah yang termasuk dataran tinggi di beberapa daerah di Indonesia.
b. Morfologi
tanaman kentang
| Bentuk daun Kentang |
Kentang Atlantik, Biasa digunakan oleh pabrik-pabrik makanan dan diolah kembali, misalnya untuk keripik dan lain – lain, sedangkan kentang Granola biasa di gunakan di pasar – pasar dan diolah menjadi sayur.
- Dari morfologi daunnya, Atlantik warna daun relative lebih muda, sedangkan warna daun Granola relative lebih tua.
- Lebar daun Atlantik memiliki relative lebih lebar, sedangkan Granola relative lebih kecil.
- Warna Umbi, Atlantik warnanya lebih putih atau pucat, sedangkan Granola lebih Kuning
- Ketebalan kulit umbi dari Atlantik lebih tipis dari pada kulit umbi dari Granola.
c. Budidaya
Pembibitan Kentang
Salah
satu tujuan dari 3 komoditas utama yang ada di TTP Cikajang adalah “Menjadikan kabupaten garut sebagai penghasil bibit kentang
industri terbesar di Jawa Barat – Nasional” ditunjukan dengan
upaya penghasilan bibit kentang berkualitas dengan 3 tipe yakni G0, G1, dan G2.
| Tempat Pembibitan Media Hydroponik (Arang sekam dan kokopit) |
Pengguanaan
setiap teknik tanaman dilakukan dengan 3 screen, Screen 1 dilakukan dalam
pollyback dengan media tanam hidroponik dengan media kokopit dan arang sekam,
serta didukung oleh media pengairan irigasi tetes. Penggunaan air yang dibutuhkan
pada screen satu yaitu 2 Liter/jam untuk satu tanaman. Pada satu screen
terdapat beberapa jenis kentang, misalnya varietas sayur (median) dan Granola.
| Bibit Kentang dalam medi Hydroponik |
Screen
3 menggunakan media aeroponik, yaitu dengan dikabutkan, dibantu dengan plastic yang
di selimuti pada bagian tanaman, sehingga cairan yang menguap dapat menetes
pada tanaman, kelebihan dari penggunaan media ini yaitu jumlah umbi lebih
banyak.
B. Identifikasi
tanaman berdasarkan Habitus
Habitus Pohon
Habitus Pohon
Pohon merupakan tumbuhan atau tanaman yang berkayu
dengan tekstur keras dan adapula yang lunak. Tinggi dari habitus pohon adalah
lebih dari 2 Meter. dengan kandungan
batang yang lebih sedikit mengandung air.
Pohon memiliki batang berkayu, yang terbagi dalam 2
kelompok yang berakar tunggang dan berakar serabut. Ciri – ciri lainnya, yaitu Batang utama
yang tumbuh tegak, memopang tajuk pohon, Memiliki batang sejati yang berkayu dan tumbuhan lengkap
(akar, batang dan daun).
a. Suren ( Toona sureni)
a. Suren ( Toona sureni)
·
Kingdom :
Plantae
·
Divisio :
Magnoliophyta
·
Kelas :
Magnoliopsida
·
Subkelas :
Rosidae
·
Ordo :
sapindales
·
Famili :
Meliaceae
·
Genus :
Toona
·
Spesies :
Toona sureni (Suren)
Pohon suren atau Toona
sureni merupakan salah satu pohon yang tumbuh di TTP, Pohon ini cukup
tinggi dengan batang berkayu dan penampang bulat. Percabangan batang pada pohon
bertipe monopodial, karena batang utama dapat dibedakan dengan anak-anak batang
yang lainnya. Pohon ini rimbun dengan daun, tipe daun dari pohon suren ini adalah
daun majemuk dengan tipe daun majemuk menyirip genap dengan jumlah anak daun
yang genap. Bentuk daun merupakan bangun memanjang (oblongus), karena panjang
daun dengan lebar daun berbanding 3:1, sehingga disebut bangun memanjang.
Pertulangan daun Menyirip tidak sampai tepi (brachiododromus) dengan tepi daun
yang bergerigi (Serratus), filotaksis daun yaitu tersebar (Folio sparsa).
Tipe buah dari suren ini, yaitu tipe buah Bunni,
tipe buah ini buah yang memiliki 2 lapisan dengan bagian yang berdaging.
Dan termasuk kedalam tipe Monoecus, karena terdapat
alat reproduksi jantan dan betina dalam satu pohon.
Pohon suren ini memiliki beberapa manfaat khusunya
untuk tubuh, antara lain rebusan kulit batang pohon suren dapat dipakai untuk
obat demam, diare dan disentri. Selain itu daunnya memiliki aktivitas
antioksiddan.
b.
Mahoni
( Swietenia mahagoni )
·
Kingdom :
Plantae
·
Divisio : Magnoliophyta
·
Kelas : Magnoliopsida
·
Subkelas :
Rosidae
·
Ordo : sapindales
·
Famili : Meliaceae
·
Genus : Swietenia
·
Spesies :
Swietenia mahagoni (Mahoni)
Selain
Pohon suren, terdapat habitus pohon lain yaitu pohon Mahoni atau Swietenia mahagoni, tumbuhan mahoni ini
termsuk kedalam ordo sapindales subkelas rosidae, pohon mahoni sudah cukup umum
dikenal sebagai bahan – bahan untuk meubeul dan biasanya ada di pinggir –
pinggir jalan sebagai pohon penyejuk. Morfologi dari pohon ini, yaitu memiliki
batang yang berkayu dengan percabangan pada batang monopodial.
Morfologi pohon mahoni dilihat dari daunnya, yaitu merupakan
daun majemuk, Dengan bentuk daun bangun Bulat telur (Ovatus), mengapa disebut
bulat telur, karena bentuknya yang menyerupai telur, bukannya bulat namun lebih
oval atau bentuk elips. Pertulangan daunnya menyirip (Penninervis) dengan tepi
daun yang rata (integer) dan filotaksisnya tersebar atau Folio sparsa. Warna
dari daunnya berwarna hijau, dan akan berubah warna menjadi coklat jika sudah
hampir gugur.
Tipe bunga dari tumbuhan mahoni ini adalah bunga majemuk
dengan dengan perhiasan bunga yang sulit dibedakan, tipe buah dari mahoni ini
termasuk bunah nux atau buah keras, karena buah ini memiliki kulit buah yang
kaku atau keras berkayu.
Manfaat
dari pohon mahoni ini sangat banyak, diantara nya, Dapat mengurangi polusi
udara sekitar 47% - 69% sehingga disebut pelindung sekaligus filter udara. Buah
mahoni mengandung flavonoid dan saponin, Buahnya dilaporkan dapat
melancarkan peredaran darah, mengurangi kolesterol, penimbunan lemak
pada saluran darah, mengurangi rasa sakit, pendarahan dan lebam, serta
bertindak sebagai antioksidan untuk menyingkirkan radikal bebas serta
masih banyak manfaat lainnya.
2. Habitus
Perdu
Perdu merupakan tanaman berkayu pendek, tinggi dari
tanaman perdu biasanya kurang dari 1 meter, tanaman kecil dan merupakan semak
rendah. Perdu dibedakan dengan pohon karena cabangnya yang banyak
dan tingginya yang lebih rendah, kurang dari 4-5 meter. Tumbuhan yang
umumnya berakar tunggang, berbatang kayu, hidup bergerombol lebih dari satu
pohon, cabang ranting dan daunnya tumbuh bergerombol, Tumbuh cepat
dan menghasilkan bunga.
a. Bunga Dahlia (Dahlia Variabilis)
Klasifikasi :
·
Divisio :
Magnoliophyta
·
Kelas :
Magnoliopsida
·
Subkelas :
Asteridae
·
Ordo :
Asterales
·
Famili : Asteraceae
·
Genus :
Dahlia
·
Spesies :
Dahlia variabilis
Dahlia
kuning atau Dahlia variabilis meupakan
salah satu spesies dari family asteraceae, merupakan tanaman yang biasa digunakan
sebagi tanaman hias, karena memiliki bunga yang indah dan beraneka warna. Bunga
dahlia ini satu family dengan bunga matahari (Heliantus annuus). Termsuk
kedalam habitus perdu, karena batang nya berkayu dan memililki ketinggian
kurang dari satu meter.
Morfologi
dari tumbuhan dahlia ini memiliki batang yang berkayu, namun tidak keras, daun majemuk
mennyirip ganjil dengan bangun oblongus, dengan pertulangan daun menyirip
sampai tepi (penninervis), tepi daun rata (integer). Dengan filotaksis daun yang
berhadapan (folio opposite).
Tipe
bunga dari bunga dahlia khas seperti kebanyakan spesies pada family asteraceae,
bunga tipe capitulum, atau cawan, capitulum di kelilingi dengan involukrum
(daun pembalut), termasuk kedalam bunga majemuk (pseudanthium), yaitu terlihat
satu bunga padahal terdiri atas beberapa bunga. Bunga pada dahlia terdiri dari
dua jenis bunga, yaitu bunga pita dan bunga tabung. Bunga pita yaitu bunga yang
mandul da berada dibagian tepi cawan dan hanya sebagai perhiasan bunga saja,
sedangkan bunga tabung, yaitu bunga yang berada pada bagian atas cawan yang
bersifat steril dan digunakan untuk pembuahan.
3. Habitus
Semak
Semak yaitu tumbuhan berkayu yang memiliki banyak ranting
dan bercabang pendek, tinggi yang lebih rendah dari pohon, kurang dari 1 meter, Berkayu tapi
dibedakan dengan pohon karena cabangnya banyak dan tinggi yang lebih rendah .Memiliki kayu
yang sedikit, batang yang lembut dan hijau. Tumbuh cepat dan menghasilkan bunga dan biji dalam
singkat periode waktu tertentu. Cabang ranting dan daunnya tumbuh bergerombol.
a.
Kriminil (Altenanthera
ficoida)
Klasifikasi :
Klasifikasi :
Kingdom :
Plantae
Kelas :
Magnoliopsida
Subkelas :
Carryopilidae
Ordo : Caryophillales
Famili : Amaranthaceae
Genus :
Altenanthera
Spesies : Altenanthera
ficoida
Tanaman
Kriminil atau Altenanthera
ficoida sudah terbilang cukup terkenal oleh orang-orang yang menyukai
tanaman hias, karena tanaman kriminil ini merupakan anaman hias yang biasa
memenuhi taman – taman dengan warna yang beragam, karena termasuk kedalam habitus
semak, maka tinggi dari tanaman kriminil sekitar 15 cm. Karena semak biasnya
hidup dengan bergerombol, tanaman kriminil pun tumbuh dengan bergerombol,
sehingga terlihat rimbun, biasanya ditanam dengan tata letak yang menarik.
Kriminil ini termasuk kedalam family
bayam-bayaman atau amaranthaceae, memiliki badatang yang sedikit keras dan kaku
seperti kayu, penampang batang bulat. Morfologi daun, daun dari kriminil ini
memiliki warna yang beragam misalnya merah, hiaju, kuning bahkan ungu, namun
adapula dalam satu daun terdiri dari 2 warna itu menjadi keunikan bagi tanaman
kriminil ini. Daunnya berberntu telur sehingga termasuk bangun ovatus, tepi
daun rata (Integer), pertulangan daun menyirip, namun tidak sampai ke tepi
(Brachiododromus) serta memiliki filotaksis yang menyebar.
Tipe bunga dari tanaman kriminil ini
termasuk karangan Bungan majemuk racemosa, dengan karangan bunga spikelet,
karena terlihat ada bagian – bagian bunga berupa palea dan lema pada bunga nya.
Tipe kelopak dan mahkotanya perigonium, karena tidak dapat dibedakan. Putik dan
benang sari tidak terlihat, tipe ovarium suferum, karrena tersembunyi.
b.
Alang-alang
Putih (Imperata cylindrical)
Klasifikasi :
Klasifikasi :
Kingdom :
Plantae
Kelas :
Magnoliopsida
Subkelas :
Commelinidae
Ordo :
Cyperales
Famili :
Poacea
Genus :
Imperata
Spesies :
Imperata cylindrical
Alang
– alang putih atau Imperata cylindrical,
meupakan tanaman semak yang memiliki filotaksis yaitu roset akar, yaitu daun
yang berkumpul pada bagian akar atau bagian bawah. Alang – alang putih ini
termasuk kedalam kelas poaceae ordo cyperales. Alang – alang putih ini memiliki
warna daun yang unik, yaitu garis-garis berwarna putih ulang dan hijau. Alang –
alamg putih ini juga biasa digunakan sebagai tanman hias yang biasa menghiasa
taman – taman.
Tanaman
ini termasuk semak, karena memiliki tinggi tanaman yang tidak tinggi, tumbuh
secara bergerombol, tidak mengandung zat air yang terlalu banyak dan tidak pula
mengandung kayu.
Morfologi dari alang – alang putih ini, memiliki
filotaksis roset akar, dengan tipe daun yang sulit di tentukan, bentuk daun
tipe pita, karena bentuknya yang panjang dan tipis seperti pada tanaman padi.
Pertulangan daun sejajar, ciri dari tulang daun sejajar adalah bahwa tanaman
tersebut termasuk kedalam tumbuhan yang monokotil. Tepi daun rata (Integer).
Bunga alang – alang putih ini terlihat seperti kemoceng, seperti tipe bongkol,
namun tidak bulat tapi memanjang, terlihat seperti ditutupi bulu-bulu, padahal
bulu-bulu tersebut merupakan benang sarinya.
4. Liana
(Merambat)
Liana merupakan tumbuhan memanjat yaitu tumbuhan yang tumbuh memanjat pada
tumbuhan lain yang lebih besar dan tinggi, atau buatan manusia untuk dukungan,
dalam upaya mendapatkan cahaya matahari, tetapi akarnya tetap berada di dalam
tanah sebagai sarana untuk mendapatkan makanan. Tumbuh
memanjat pada tumbuhan lain atau media-media lain, Batang yang relatif sempit dibanding luas daun,
Batang kayu sangat fleksibel untuk membungkuk, memutar
dan melingkar.
Divisio : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Subkelas : Rosidae
Ordo : Fabales
Famili : Fabaceae
Genus : Phospocarp
Spesies : Phospocarpus tetragonolobus
Divisio : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Subkelas : Rosidae
Ordo : Fabales
Famili : Fabaceae
Genus : Phospocarp
Spesies : Phospocarpus tetragonolobus
Tanaman
kecipir atau Phospocarpus tetragonolobus,
merupakan family dari fabaceae atau polong-polongan dan memiliki habitus liana
karena pertumbuhannya yang merambat. Pada bagian batangnya sangat fleksibel,
sehingga mudah untuk membelit atau merambat pada tumbuhan lain ataupun media
yang ada idsekita tumbuhan tersebut. Tanaman kecipir ini dalam bahasa daerah
biasanya disebut “jaat”, dan biasa dikonsumsi oleh masyarakat.
| Daun Kecipir |
![]() |
| Bunga Kecipir |
Tipe
buah dari kecipir adalah tipe legumen atau polong, tipe buah ini juga menjadi
ciri khas dari ordo Fabales, bahkan ordo fabales ini biasa juga disebut dengan
Leguminosae. Bentuk buah dari kecipir ini sangat unik, karena ditutupi oleh
kulit yang berbentuk seperti segitiga dengan bagian tipis di pinggirnya serta
bergerigi pada bagian tepinya. Biasanya digunakan setelah buah sudah kerning,
karena yang biasa di gunakan adalah bagian dalamnya.
Klasifikasi :
Divisio : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Subkelas : Dillenidae
Ordo : Violales
Famili : Cucurbitaceae
Genus : Lagenaria
Spesies : Lagenaria siceraria
Divisio : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Subkelas : Dillenidae
Ordo : Violales
Famili : Cucurbitaceae
Genus : Lagenaria
Spesies : Lagenaria siceraria
Tanaman
Labu madu atau Lagenaria siceraria merupakan
salah satu spesies dari family cucurbitaceae, labu juga satu family dengan
semangka atau melon. Dimasukan kedalam family yang sama, karena beberapa
kesamaan, misalnya memiliki habitus liana atau merambat, pada tanaman labu madu
ini terdapat tendril atau sulur yang membuat tanaman ini dapat merambat pada
tumbuhan lain, maupun pada media disekitanya, begitu pula dengan semangka atau
melon pertumbuhannya dengan merambat. Penanaman untuk tumbuhan seperti labu ini
biasanya menggunakan bantuan kayu yang disusun lebih tinggi dan di panjangkan,
sehingga saat tanaman tumbuh akan merambat pada kayu, dan pada saat berbuah
buahnya akan menggantung, dengan begitu memudahkan dalam mengecek atau dalam
hal lainnya.
| Daun Labu Madu |
| Bunga Labu Madu |
Tipe
buah pada labu siap, yaitu tipe buah
bunni, yaitu tipe buah yang berdaging. Bentuk buah dari labu madu ini sangat unik, yaitu terlihat seperti kulit kacang tanak membesar pada bagian pinggirnya dan malah erlihat seperti kendi dengan warna yang sedikit coklat. Tipe placenta dari labu madu ini adalah parietalis, yaitu terdapat pada dinding bakal-bakal buah.
bunni, yaitu tipe buah yang berdaging. Bentuk buah dari labu madu ini sangat unik, yaitu terlihat seperti kulit kacang tanak membesar pada bagian pinggirnya dan malah erlihat seperti kendi dengan warna yang sedikit coklat. Tipe placenta dari labu madu ini adalah parietalis, yaitu terdapat pada dinding bakal-bakal buah.
Klasifikasi :
Divisio : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Subkelas : Rosidae
Ordo : Fabales
Famili : Fabaceae
Genus : Vigna
Spesies : Vigna angularis
Divisio : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Subkelas : Rosidae
Ordo : Fabales
Famili : Fabaceae
Genus : Vigna
Spesies : Vigna angularis
Morfologi
dari tanaman kacang merah ini mirip dengan morfologi dari tanaman kecipir,
hanya perbedaan nya hanya bagian detail nya saja. Karna habitus lianan,
batangnya fleksibel karena merambat, penampang batang bulat. Bentuk daun
berbeda dengan kecipir, jika kecipir lebih menyerupai belah ketupat, namun
kacang merah lebih seperti bulat telut atau bangun ovatus. Filotaksisnya
berhadapan. Pertulangan daun menyirip sampai ketepi, dengan tepi daun yang rata
atau integer. Daun kacang merah merupakan daun majemuk beranak daun tiga,
karena dalam satu tangaki ibu daun terdapat 3 helai anak daun.
![]() |
| Bunga Kacang Merah |
Buah
berbentuk panjang, satu buah terdiri dari beberapa biji. Tipe dari buah kacang
ini adalah legume (Polong), buah ini terbentuk dari satu daun buah dan
mempunyai satu ruangan atau lebih (karena adanya sekat-sekat semu). Jika sudah
masak buah ini pecah. Ciri biji dari kacang merah ini yaitu memiliki Pusar biji
(Hilus), yaitu bagian kulit luar biji yang merupakan bekas pelekatan dengan
tali pusar, biasanya kelihatan kasar dan memiliki warna yang berbeda dengan
bagian lainnya. Warna biji dari keacang merah yaitu merah terang, namun
biasanya terdapat corak – corak kehitaman.
5. Herba
Herba merupakan tumbuhan Terna yaitu
tanaman yang memiliki batang berair atau berbatang lunak karena tidak membentuk
kayu. Karakteristiknnya memiliki Batang lunak
berair dan tidak berkayu.
a.
Jukut
Ibun (Drimaria chordata)
Klasifikasi :
Klasifikasi :
Divisio :
Magnoliophyta
Kelas :
Magnoliopsida
Subkelas :
Carryophilidae
Ordo :
Chariyopillales
Famili :
Chariyopillaceae
Genus :
Drimaria
Spesies :
Drimaria chordate
Jukut ibun (Drimaria chordate), merupakan tanaman yang biasanya menjadi gulma
di kebun-kebun atau dipekarangan, disebut jukut ibun, karena arti kata ibun
sendiri adalah embun, karena pada saat pagi hari pada daun terdapat air embun diatas daunnya. memiliki habitus herba, karena batangnya
kecil dan berair. Tumbuhan ini memiliki ukuran batang yang sangat kecil dengan
ukuran tinggi yang pendek, hidup secara bergerombol namun tersebar.
Morfologi dari jukut ibun ini, yaitu
memiliki penampang batang yang bulat. Daun tunggal, termasuk bangun daun delta
(Deltoideus), karena terlihat seperti bangun segitiga yang sama ketiga sisinya,
namun tidak lancip diujung ujungnya, dengan ukuran lebar daunnya ± 1 cm.
Pertulangan daunnya melengkung, yaitu mengikuti bentuk daun yang melengkung,
tepi daun rata (integer). Filotaksisnya berhadapan (Folio opposite).
Bunga pada tanaman jukut ibun ini
termasuk kedalam tipe majemuk, dengan mahkota dan kelopak yang tidak dapat
dibedakan atau perigonium. Putik tunggal dengan tipe benang sari yang diadelpus
(9-1). Tipe ovarium suferum, karena tidak Nampak. Warna dari bunga jukut ibun
ini hampir sama dengan warna daun dan sedikit kuning.
Tipe buah dari jukut ibun adalah semu
tunggal, namun tidak begitu terlihat bagian buahnya, karena ukuran tumbuhan nya
yang kecil. Termasuk tipe monoecus, yaitu kelamin jantan dan betina berbeda
pohon.
Kingdom :
Plantae
Divisio :
Magnoliophyta
Kelas :
Magnoliopsida
Subkelas :
Caryophilidae
Ordo :
Carryophylales
Famili :
Amaranthaceae
Genus :
Amaranthus
Spesies :
Amaranthus sp
Bayam atau Amaranthus sp, merupakan salah satu dari
family amaranthaceae atau bayam-bayaman, termasuk kedalam herba, karena
kandungan air dalam batang atau bagian lainnya cukup banyak. Bayam banyak
ditemukan di pekarangan ataupun dikebun-kebun, selain itu sering dimanfaatkan
atau dikonsumsi sebagai sayur mayur. Tanaman bayam, khususnya daunnya terkenal
dengan kandungan zat besinya yang cukup banyak, yang dapat bermanfaat jika
dikonsumsi.
Morfologi dari tanaman bayam ini termasuk habitus herba dengan
daun tanpa stipula, daun tunggal dengan bentuk daun bulat telur atau bangun
daun Ovatus, pertulangan daun menyirip sampai ke tepi (Penninervis) dengan tepi
daun yang rata (Integer). Permukaan daun licin dan tekstur daun lembek.
Filotaksis daun bayam yaitu berhadapan (Folio opposite).
Bunga bayam termasuk bunga dalam karangan dengan tipe spica dan
cymosa (berbatas), pertumbuhan dimulai dari bagian atas kebagian bawah. Bunga
tersusun spica (Bulir) pada ketiak terdapat brachtea dan memiliki 2 brachteola.
Kelopak dan mahkota bunga berupa perigonium tepatnya berupa salapu/sisik.
Benang sari tipe diadelpus, Filamentum bersatu membentuk tabung, tipe ovarium
suferum.
Tipe buah bayam adalah buah bacca, dengan biji dengan
endosperm, termasuk monoecus atau berumah satu, artinya terdapa satu kelamin
dalam satu pohon.
Kingdom :
Plantae
Divisio :
Magnoliophyta
Kelas :
Liliopsida
Subkelas :
Commelinidae
Ordo :
Cyiperales
Famili :
Graminaceae
Genus :
Eragrostis
Spesies :
Eragrostis sp
Jaruman
atau eragrotis, merupakan tumbuhan gulma yang biasanya tumbuh secara menyeber
dikebun kebun atau taman – taman, atau biasanya banyak tumbuh dijalan-jalan.
Tumbuhan gulma ini biasanya meresahkan orang-orang yang menanam tanaman
tertentu namun gulma ini sering tumbuh dan menghalangi tanaman pokoknya.
Morfologi
dari tanaman Eragrostis sp ini yaitu
termasuk kedalam habitus herba, karena termasuk tumbuhan basah dan ukurannya
yang kecil. Memiliki penampang batang bulat dengan filotaksis daun berseling. Daun
termasuk daun tunggal, Memiliki bangun daun garis, sebagai ciri khas dari
tanaman rumput-rumputan, pertulanga daun sejajar, memiliki tepi yang integer
atau rata.
Bunga dalam
karangan disebut dengan spikelet dengan satu brachtea, termasuk bunga majemuk,
karena satu tangkai bunga terdiri dari beberapa bunga, satu bunga tersebut
disebut dengan floret. Pada satu bunga (Floret) terdiri dari beberapa bagian,
antara lain lemma, Palea dan biji. Tipe bunga ini sama dengan tipe bunga pada
tanaman padi (Oriza sativa) yang satu ordo dengan Eragrostis sp ini.
Kingdom :
Plantae
Divisio :
Magnoliophyta
Kelas :
Liliopsida
Subkelas :
Asteridae
Ordo :
Asterales
Famili :
Asteraceae
Genus :
Ageratum
Spesies :
Ageratum conyzoides
Babadotan atau Ageratum
conyzoides, merupakan rumput liar yang biasanya tumbuh dimana-mana,
dikebun-kebun, pekarangan bahkan lebih banyak dipinggir jalan. Rumput babadotan
ini biasanya tumbuh liar dan menjadi gulma bagi tumbuhan lain, sehingga
seringkali di babad namun tumbuh kembali dalam waktu yang singkat.
Morfologi dari rumput babadotan ini yaitu habitus
herba, karena tangkainya lunak dan mengandung air, tinggi dari tumbuhan ini
hanya mencapai ± 20 cm. Morfologi dari daun babadotan yaitu bulat telur
(Ovatus) dengan tipe daun tunggal, pertulangan daun menyirip sampai ketepi
(penninervis) dengan tepi bergerigi (Serratus). Pada bagian batang dan bagian
daun terdapat rambut-rambut halus seperti duri. Selain itu ciri khas dari
family asteraceae, yaitu memiliki kelenjar composite. Biasanya tanpa stipula
dengan filotaksis yang berhadapan.
Tipe bunga dari babadotan mirip dengan Bungan
matahari, karena satu family, yaitu bunga tipe capitulum (Bongkol), atau Bungan
dengan tipe cawan. Terdapat 2 tipe bunga pada bunga babadotan, yaitu bunga pita
dan bungb tabung. Bunga pita yaitu unga yang berupa pita pada bagian
pinggir-pinggir bunga digunakan sebagai perhiasan bunga, sedangkan bunga tabung
berada tertanam pada bagian dalam dan biasanya berwarna hitam, fungsinya
sebagai alat untuk pembuahan. Putik tenggelam dengan tipe benang sari banyak.
Tipe ovarium suferum atau tidak Nampak.
Demikian hasil pengamatan keanekaragaman spesies tanaman Phanerogamae yang ada di Taman Teknologi Pertanian (TTP) Cikajang Garut. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat serta menumbuhkan kecintaan terhadap tanaman kentang, Jeruk Garut dan Domba Garut sebagai tanaman dan Hewan Khas Garut, Serta seluruh spesies Phanerogamae yang ada didunia khususnya seluruh makhluk hidup Ciptaan Tuhan Pada umumnya dengan menjaga, merawat dan melestarikan agar tidak terjadi kepunahan.
SALAM LESTARI.........
SALAM KONSERVASI......
Demikian hasil pengamatan keanekaragaman spesies tanaman Phanerogamae yang ada di Taman Teknologi Pertanian (TTP) Cikajang Garut. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat serta menumbuhkan kecintaan terhadap tanaman kentang, Jeruk Garut dan Domba Garut sebagai tanaman dan Hewan Khas Garut, Serta seluruh spesies Phanerogamae yang ada didunia khususnya seluruh makhluk hidup Ciptaan Tuhan Pada umumnya dengan menjaga, merawat dan melestarikan agar tidak terjadi kepunahan.
SALAM LESTARI.........
SALAM KONSERVASI......
Garut, 22 Juli 2017
DAFTAR PUSTAKA
Sumber buku
Tjitrosoepomo.gembong.2007"MORFOLOGI TUMBUHAN".yogyakarta. Gadjah Mada University press
Sumber Internet
https://id.m.wikipedia.org>wiki>botani. 21 juli 2017 pukul 10.00 WIB
https://rcempakawangi.blogspot.com. 21 juli 2017 pukul 12.00 WIB
https://id.m.wikipedia.org>wiki>habitus 21 juli 2017 pukul 12.15 WIB
www.petanihebat.com>2013/10klasifikasi-dan-morfologi-tanaman 21 juli 2017 pukul 12.45 WIB
www.klasifikasitanaman.com>2013/11 21 juli 2017 pukul 13.30
https://jurnalilmuhayat.wordpress.com>study-pengelompokan-tumbuhan-berdasarkan-aspek-morfologi 21 juli pukul 15.00
novi-biologi.blogspot.com>2011/06 Novi Biologi 21 juli 2017 pukul 15.35 WIB
fredikurniawan.com>klasifikasi-dan-morfologi-tanaman-yodium Fredi Kurniawan 21 juli 2017 pukul 16.00 WIB
https://agroteknologi.web.id 22 juli 2017 09.00 pukul WIB
menarailmuku.blogspot.com 22 juli 2017 pukul 09.15
seribusatubudaya.com 22 juli 2017 pukul 09.45 WIB
https://z47d.wordpress.com 22 juli 2017 pukul 10.00 WIB
bibitbunga.com>tanamanjeruk 22 juli 2017 pukul 10.20 WIB
www.naturaindonesia.com 22 juli 2017 pukul 10.30 WIB
www.pertanianku.com 22 juli 2017pukul 10.15 WIB
Lampiran















Komentar
Posting Komentar